Trauma Gigi

1. Definisi

Apa itu trauma gigi?

Panduan ini mencakup cedera pada gigi (biasanya bagian depan). Seringkali, satu-satunya luka yang Anda perhatikan adalah yang keluar dari gusi. Gigi menjadi sedikit longgar. Luka kecil ini biasanya sembuh dalam 3 hari. Cedera umum berikutnya adalah gigi salah tempat (biasanya didorong ke dalam). Biasanya kembali ke posisi normal dalam beberapa minggu tanpa pengobatan apapun. Gigi retak perlu diperiksa oleh dokter gigi. Gigi permanen yang didorong keluar (avulsi) adalah keadaan darurat.

Apa tanda-tanda dan gejalanya?

Tanda dan gejalanya meliputi:

  • Nyeri gigi yang mungkin tajam, berdenyut, atau konstan. Pada beberapa orang, nyeri hanya terjadi saat gigi ditekan.
  • Pembengkakan di sekitar gigi.
  • Demam atau sakit kepala.
  • Rasa tidak enak dari gigi yang terinfeksi.

2. Bagaimana cara memperbaikinya

Apa yang harus saya lakukan?

Meskipun gigi sulung tidak dapat berhasil diganti, gigi permanen perlu dipasang kembali secepat mungkin. Hasil terbaik terjadi saat gigi diganti dalam waktu 15 menit. Setelah 2 jam berlalu, penempatan tersebut tidak akan berguna. Idealnya, gigi harus dipasang kembali jika terjadi kecelakaan:

  • Bersihkan gigi dengan air liur atau air.
  • Letakkan kembali pada tempatnya dengan cara yang benar.
  • Tekan gigi ke bawah dengan ibu jari hingga bagian atas gigi sama dengan gigi lainnya.
  • Gigit kain untuk menstabilkan gigi sampai Anda ke kantor dokter gigi.

Perawatan Rumah untuk Trauma Gigi

Kecuali jika hal ini menambah rasa sakit, tempelkan sepotong es ke gusi yang terluka. Jika Anda masih sakit, konsumsi asetaminofen dan ibuprofen. Jika ada gigi yang lepas, makan makanan lunak selama 3 hari. Saat gigi keluar dari posisi normalnya, coba ubah posisinya dengan sedikit tekanan menggunakan jari Anda. Jika gigi patah dan perawatan gigi tidak bisa segera dilakukan, untuk sementara tutupi dengan wax yang meleleh. Penundaan beberapa hari akan menyebabkan infeksi.

Baca:  7 Cara Mengobati Rasa Sakit Akibat Tumbuh Gigi Bungsu Sebelum Cabut Gigi

Kapan saya harus ke dokter?

Segera ke dokter gigi jika:

  • Gigi permanen didorong keluar
  • Sebagian besar giginya dipotong
  • Anda bisa melihat titik merah pada gigi yang retak
  • Sakit parah
  • Pendarahan tidak berhenti setelah 10 menit tekanan langsung (untuk perdarahan akibat gigi tanggal, gigit kain kasa)
  • Gigi didorong keluar dari posisi aslinya.

Periksa dengan dokter gigi Anda jika:

  • Gigi bayinya pernah lepas karena trauma
  • Sebagian kecil gigi tanggal
  • Anda bisa melihat garis retakan pada gigi
  • Gigi sensitif terhadap cairan dingin
  • Gigi cenderung lebih longgar
  • Gejala baru muncul
  • Gigi menjadi sensitif terhadap cairan panas atau dingin selama minggu berikutnya
  • Gigi berwarna lebih gelap

3. Pencegahan

Cegah trauma gigi dengan memakai pelindung mulut saat berolahraga.

Postingan Trauma Gigi muncul pertama kali di Hello Sehat.