Rekomendasi Obat Radang Gusi yang Ampuh, di Rumah dan di Apotek

Radang gusi adalah peradangan pada gusi yang jadi masalah kesehatan gigi dan mulut paling umum. Membuat radang gusi gusi bengkak dan mulut terasa nyeri dan perih. Untungnya, ada sejumlah obat radang gusi alami dan medis yang bisa menjadi cara mengobati radang gusi sekaligus meredakan gejalanya agar tidak bertambah parah. Apa pun?

Pilihan obat di apotek untuk radang gusi

Penyebab utama radang gusi (gingivitis) adalah penumpukan plak di permukaan gigi atau di bawah garis gusi. Plak yang terus menumpuk akibat infeksi bakteri bisa menyebabkan gusi menjadi meradang.

Tanpa perawatan yang tepat, kondisi ini bisa berubah menjadi infeksi yang lebih serius seperti periodontitis. Oleh karena itu, Anda membutuhkan obat yang tepat agar radang gusi tidak bertambah parah.

Berikut ini adalah pilihan obat yang biasa digunakan untuk mengatasi radang gusi atau radang gusi:

1. Pereda nyeri

obat radang gusi

Pada kasus tertentu, radang gusi juga bisa disertai rasa nyeri atau kesemutan yang bisa menjalar ke kepala. Nah, kamu bisa minum obat parasetamol atau ibuprofen untuk meredakan nyeri.

Kedua obat ini dapat membantu meredakan radang gusi sekaligus mengurangi nyeri di area gusi yang terkena.

Paracetamol dan ibuprofen dapat dibeli di apotek tanpa resep dokter. Meski begitu, Anda dituntut untuk selalu berhati-hati dan membaca aturan penggunaan narkoba sebelum menggunakannya.

Jika Anda tidak mengerti atau ragu tentang dosis apa yang harus diambil, segera tanyakan pada apoteker atau dokter Anda. Dokter dan apoteker akan membantu menjelaskan cara penggunaan serta dosis yang aman untuk kondisi Anda.

2. Antibiotik

antibiotik untuk pengobatan radang gusi

Jika radang gusi disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik. Antibiotik punya fungsi untuk melawan atau menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi.

Dengan begitu, Anda bisa terhindar dari risiko infeksi gusi yang serius.

Namun, obat antibiotik untuk mengobati radang gusi sebaiknya tidak diminum sembarangan. Pastikan Anda meminum antibiotik sesuai petunjuk dan dosis dokter. Jangan pernah menambah, mengurangi, memperpendek, atau memperpanjang dosis obat tanpa persetujuan dokter Anda.

Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat membuat penyakit ini lebih sulit diobati. Karena itu, perhatikan baik-baik saat dokter memberikan petunjuk penggunaan antibiotik.

3. Obat kumur klorheksidin

obat kumur untuk obat radang gusi

Klorheksidin (baca: chlorhexidine) adalah obat kumur yang dapat digunakan untuk mengobati peradangan dan pembengkakan pada gusi. Obat ini juga efektif membantu membasmi bakteri penyebab infeksi di mulut.

Gunakan obat gingivitis ini sesuai dengan petunjuk pemakaian pada label produk, atau sesuai petunjuk dokter Anda. Jangan gunakan obat ini dalam jumlah dan dosis yang lebih besar dan lebih sering dari yang direkomendasikan.

Obat kumur klorheksidin tidak untuk ditelan. Setelah digunakan, segera buang air bekas tersebut.

Pilihan pengobatan alami untuk radang gusi

Tidak hanya mengonsumsi obat pereda nyeri atau jenis obat lain yang bisa Anda beli di apotek, ada berbagai pengobatan rumahan alami yang bisa Anda coba. Berikut adalah pengobatan radang gusi atau radang gusi alami yang bisa Anda coba:

1. Air garam

manfaat garam epsom

Sejak jaman nenek moyang kita, air asin sudah dipercayai obat kumur alami untuk mengatasi berbagai masalah gigi dan mulut, salah satunya radang gusi.

Garam dapat membantu meredakan nyeri peradangan serta membunuh bakteri jahat di mulut yang menyebabkan infeksi.

Sebagai obat radang gusi, Anda cukup melarutkan 1/2 sendok teh garam dalam segelas air hangat. Kumur air garam beberapa kali sehari agar gusi yang meradang bisa cepat membaik.

2. Air

minum banyak air

Anda mungkin tidak pernah mengira bahwa air putih bisa menjadi obat alami untuk radang gusi.

Padahal, asupan cairan ini bisa membantu mulut memproduksi lebih banyak air liur untuk melawan bakteri jahat penyebab penyakit.

Selain itu, air liur juga dapat membantu membersihkan bagian dalam mulut dan membilas gigi agar tetap bersih.

3. Kompres dingin

Sumber: Greensboro Dentist

Obat rumahan lain untuk radang gusi atau radang gusi yang bisa Anda coba adalah kompres dingin.

Mudah kok. Bungkus beberapa es batu dengan waslap atau handuk bersih, lalu oleskan ke pipi yang terkena. Kemudian diamkan beberapa menit.

Kompres dingin dapat membantu meredakan peradangan dan pembengkakan pada gusi. Suhu dingin juga efektif untuk mengurangi nyeri dan menghentikan pendarahan pada gusi.

4. Daun jambu biji

manfaat kesehatan jambu biji

Tak hanya garam, air rebusan daun jambu biji juga bisa dimanfaatkan sebagai obat kumur alami untuk mengobati radang gusi.

Beberapa penelitian menemukan bahwa daun jambu biji dapat membantu mengurangi plak yang menumpuk di permukaan gigi. Daun jambu biji juga bisa digunakan untuk mengurangi peradangan, meredakan nyeri, dan menyegarkan nafas.

Caranya dengan menumbuk sekitar 5-6 lembar daun jambu biji, tambahkan sedikit garam, lalu didihkan. Biarkan dingin lalu gunakan air rebusan jambu biji sebagai obat kumur.

6. Minyak serai

manfaat minyak serai

Penelitian tahun 2015 menyatakan hal itu minyak serai efektif untuk mengurangi plak dan radang gusi.

Cara menggunakan minyak serai sebagai obat kumur dengan mengencerkan 2-3 tetes minyak esensial serai dalam secangkir air. Berkumurlah selama 30 detik, keluarkan air dari mulut Anda, dan ulangi 2-3 kali sehari.

Pastikan selalu mengencerkan obat kumur minyak serai bila digunakan sebagai obat radang gusi tradisional agar tidak menyebabkan iritasi lebih lanjut.

7. Lidah buaya

jus lidah buaya

Riset tahun 2016 mengatakan itu Lidah buaya sama efektifnya dengan klorheksidin dalam mengurangi plak dan gingivitis. Kedua metode tersebut dapat secara drastis mengurangi gejala radang gusi.

Caranya adalah dengan mengolah lidah buaya segar (pastikan 100 persen murni dan bersihkan dulu getahnya) menjadi jus. Setelah itu, bilas mulut Anda dengan jus tersebut selama 30 detik, dan bisa diulangi 2-3 kali sehari.

Jika Anda memiliki reaksi alergi terhadap lidah buaya, Anda sebaiknya tidak menggunakan ramuan ini sebagai obat kumur.

8. minyak kelapa (minyak menarik)

minum minyak kelapa

Menarik minyak adalah teknik kumur dengan minyak kelapa murni selama 30 menit. Minyak kelapa dapat mengurangi bakteri penyebab plak dan gejala radang gusi.

Caranya adalah dengan menyendok dua sendok makan minyak kelapa, memasukkannya ke dalam mulut, dan berkumur selama 30 menit. Pastikan untuk menjangkau setiap sisi gusi dan area gigi terdalam menggunakan lidah Anda.

Buang setelah 30 menit, lalu tutup dengan segelas air. Setelah itu, bersihkan gigi seperti biasa dengan pasta gigi dan sikat gigi.

Berkumur selama itu mungkin akan membuat Anda mual pada awalnya, jadi Anda bisa melakukannya dalam waktu yang lebih singkat saat pertama kali mencobanya.

9. Minyak pohon teh

minyak pohon teh

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2014, obat kumur minyak pohon teh dapat mengurangi radang gusi berdarah.

Cara pemakaian obat alami ini adalah dengan meletakkan tiga tetes minyak pohon teh ke secangkir air hangat. Bilas mulut Anda selama 30 detik, hapus obat kumur, dan ulangi 2-3 kali sehari.

Minyak pohon teh harus diencerkan, karena bentuk aslinya dalam dosis tinggi bisa menimbulkan reaksi alergi, atau ruam kulit. Tak hanya itu, kandungan ini juga bisa menimbulkan interaksi dengan obat-obatan tertentu, suplemen makanan, dan rempah-rempah.

Selain itu, Anda juga bisa menambahkan setetes minyak pohon teh ke pasta gigi saat ini menggosok gigi.

Jika Anda mengalami gejala yang semakin parah, seperti nyeri hebat atau pendarahan, atau bila radang gusi Anda tidak kunjung sembuh dengan obat radang gusi alami ini, segera temui dokter gigi Anda.

10. Larutan hidrogen peroksida

Larutan hidrogen peroksida adalah pilihan obat kumur untuk mengobati gusi berdarah akibat gingivitis. Hidrogen peroksida membunuh bakteri penyebab infeksi, serta melonggarkan plak dan menghentikan pendarahan di gusi.

Anda bisa membeli obat ini di apotek tanpa resep dokter. Jangan gunakan larutan hidrogen peroksida murni sebagai obat kumur karena bisa menyebabkan iritasi pada mulut.

Encerkan sedikit larutan hidrogen peroksida dalam segelas air, lalu kumur selama 30 detik. Buang air bekas setelahnya. Lalu, bilas mulut Anda dengan seteguk air.

11. Menjaga asupan vitamin C dan vitamin K.

Gusi sering berdarah tanpa sebab, mungkin itu artinya Anda tidak mendapatkan cukup vitamin C dan K. Jika sudah begini, selain mengonsumsi suplemen, banyaklah makan makanan tinggi vitamin C dan vitamin K sebagai obat alami gusi berdarah.

Vitamin C memiliki manfaat untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh sekaligus melawan bakteri penyebab radang gusi. Vitamin C bisa Anda dapatkan dari buah-buahan segar seperti jeruk, mangga, jambu biji, atau stroberi.

Sedangkan vitamin K. sama pentingnya untuk mencegah dan mengobati gusi berdarah. Mengapa? Vitamin ini berfungsi meningkatkan pembekuan darah sehingga perdarahan di gusi cepat mereda.

Anda bisa mendapatkan vitamin K dari brokoli, bayam, atau sawi.

12. Berhenti merokok

Semua orang tahu bahwa merokok itu buruk untuk kesehatan, juga untuk kesehatan kesehatan mulut. Rokok dapat menghambat daya tahan tubuh untuk melawan infeksi penyebab gusi berdarah.

Tak hanya itu, rokok juga bisa bikin mulut kering dan terasa asam. Kondisi mulut ini memudahkan bakteri di dalamnya berkembang biak dan memperparah infeksi.

Karena itu, berhenti merokok adalah solusi dan obat paling efektif untuk mengatasinya penyakit gusi. Cobalah memulai secara perlahan dengan mengurangi satu batang rokok dari hari ke hari.

Buat kamu yang tidak merokok tapi selalu dekat dengan asap, resiko mengalami hal yang sama juga tetap ada. Jadi, sebisa mungkin hindari paparan asap rokok dari lingkungan sekitar.

Postingan Rekomendasi Obat Gingivitis yang Efektif, di Rumah dan di Apotek muncul pertama kali di Hello Sehat.

Baca:  Gambar Anatomi Gigi, Jenis-Jenis Gigi, dan Fungsi Setiap Bagiannya