Perbandingan Jumlah Kafein dalam Kopi, Teh, dan Cokelat

Hampir semua orang menyukai kopi, teh atau coklat. Minuman dan / atau makanan ini sangat enak dinikmati sendiri atau bersama teman. Ketiga jenis makanan dan / atau minuman tersebut sebenarnya mengandung zat yang sama, yaitu kafein. Kafein dipercaya membuat Anda lebih waspada dan berenergi. Jadi, kafein banyak digunakan sebagai teman begadang. Namun, tahukah Anda berapa banyak kafein dalam kopi, teh, dan cokelat? Mana yang mengandung kafein paling banyak?

Kafein dalam kopi

Minuman yang satu ini diketahui mengandung kafein yang tinggi. Faktanya, kopi mengandung lebih banyak kafein dibandingkan teh atau coklat. Tak heran, banyak orang memanfaatkan kopi untuk menghilangkan rasa kantuk. Namun, kandungan kafein dalam kopi tidak selalu sama. Setiap jenis kopi mengandung kadar kafein yang berbeda. Hal ini bergantung pada bagaimana biji kopi disangrai, kemudian disimpan, metode apa yang digunakan untuk menyeduh kopi, berapa lama waktu yang dibutuhkan kopi untuk diseduh dan berapa perbandingan air dengan bubuk kopi. Semua proses hingga saat kopi disajikan kepada konsumen memiliki efek yang sangat besar terhadap kandungan kafein di dalamnya.

Dilansir dari Mayo Clinic, kandungan kafein dalam secangkir kopi seduh (8 ons / 237 ml) berkisar 95-200 mg. Kandungan ini tentunya berbeda dengan kopi instan. Secangkir kopi instan (8 ons / 237 ml) mengandung lebih sedikit kafein, yaitu sekitar 27-173 mg. Berbeda dengan kopi yang bebas kafein. Meski namanya "caffeine free", kopi ini tetap mengandung kafein (meski sangat sedikit), yakni sekitar 2-12 mg.

Kafein dalam teh

Teh merupakan minuman favorit di berbagai kalangan, dari muda hingga tua. Biasanya dipesan untuk menemani setiap makan Anda. Disajikan dingin atau hangat, juga tersedia dalam berbagai bentuk, dari teh bubuk hingga teh instan. Apa kandungan kafeinnya?

Baca:  Anda Sering Jatuh? Ini Kondisi Medis yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ya, sebenarnya teh mengandung kafein (meski lebih sedikit dari kopi). Kandungan kafein dalam teh juga berbeda-beda tergantung jenisnya. Secangkir teh hijau (24-45 mg) mengandung lebih sedikit kafein dibandingkan teh hitam (14-70 mg). Selain mengandung lebih sedikit kafein, teh hijau juga bisa membantu Anda dalam menurunkan berat badan. Minuman sangat bermanfaat, bukan? Untuk mengurangi jumlah kafein dalam teh, cobalah menyeduh teh dalam waktu yang singkat. Bagi Anda yang suka teh kemasan, teh ini juga mengandung kafein sebanyak 5-40 mg per 237 ml.

Kafein dalam coklat

Jika Anda tidak suka kopi atau teh, cokelat panas adalah minuman berkafein lain yang bisa Anda nikmati. Kandungan kafein pada coklat tidak kalah dengan kopi dan teh. Sebuah laporan dari University of New South Wales menunjukkan bahwa kandungan kafein dalam secangkir coklat panas (150 ml) atau coklat berkisar antara 10-70 mg. Ini tergantung pada jenis coklat yang digunakan dan kekuatannya. Sedangkan coklat batangan (30 gram) mengandung kafein sebanyak 20-60 mg.

Kesimpulan

Dilihat dari perbandingan di atas, kopi menempati urutan pertama dengan kafein terbanyak. Padahal, kandungan kafein pada kopi bisa 40 kali lebih besar dibanding pada minuman cokelat. Anda bisa mendapatkan manfaat dari kandungan kafein dalam kopi. Namun, Anda juga perlu berhati-hati. Asupan kafein yang terlalu banyak juga berdampak buruk bagi kesehatan Anda. Anda bisa mengalami peningkatan detak jantung, sakit kepala, sulit tidur, dan dehidrasi jika terlalu banyak mengonsumsi minuman berkafein.

BACA JUGA:

  • Apakah Anda sulit hamil? Minuman Berkafein Bisa Menjadi Penyebabnya
  • 3 jenis teh yang tidak mengandung kafein
  • Benarkah kafein dapat meningkatkan fungsi kognitif otak?

Postingan Perbandingan Jumlah Kafein dalam Kopi, Teh, dan Cokelat muncul pertama kali di Hello Sehat.