Mengatasi Gangguan pada Lidah Dimulai dengan Menjaga Kebersihannya

Dibandingkan gigi, lidah merupakan bagian mulut yang sering diabaikan untuk kebersihan dan kesehatan. Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa gangguan pada lidah yang disebabkan oleh lidah yang kotor?

Puneet Ahuja, Konsultan Senior Bedah Gigi di Institut Medis Tindakan Sri Balaji India, mengatakan bahwa beberapa infeksi dapat disebabkan karena kebersihan lidah yang buruk.

Bagaimana cara mengatasi gangguan lidah?

Nyeri di lidah hingga perubahan fisik yang dikenal sebagai lidah glossitis, adalah kelainan pada lidah akibat peradangan. Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari faktor genetik, reaksi alergi, infeksi, mulut kering, kurang gizi, hingga trauma pada mulut.

Sebagian besar menyebabkan glositis bisa sembuh dengan sendirinya dan tidak memerlukan perawatan serius. Jika tidak, mempraktikkan kebersihan mulut Baik bisa menjadi pereda gejala.

Beberapa pengobatan khusus untuk mengobati gangguan lidah sebagai gejala dan penyebab glositis adalah:

  • Obat kumur. Gunakan obat kumur yang mengandung kortikosteroid dan lidokain, yang dapat meredakan eksaserbasi akut glositis bermigrasi.
  • Vitamin B12 intramuskular. Injeksi vitamin ini dapat dilakukan jika Anda mengalami glositis atrofi.
  • Obat antijamur. Obat ini dapat digunakan jika ada gejala yang berhubungan dengan infeksi jamur. Digunakan sebagai obat untuk glositis rhomboid median.
  • Hentikan pengobatan yang memicu glositis.

Tujuan dari pengobatan glositis atau radang lidah adalah untuk mengurangi pembengkakan dan nyeri yang dirasakan. Oleh karena itu, kebanyakan orang tidak perlu pergi ke rumah sakit, kecuali lidahnya sangat bengkak.

Beberapa perawatan yang bisa dilakukan mulai dari kebiasaan sehari-hari yang bisa membantu mengurangi kondisi tersebut adalah:

  • Perawatan mulut yang baik dengan menerapkan teknik menyikat secara menyeluruh dan teratur.
  • Menggunakan benang gigi setidaknya sekali sehari untuk membantu menyikat gigi.
  • Antibiotik atau obat lain untuk mengobati infeksi.
  • Perubahan pola makan dan suplemen untuk mengatasi penyebab malnutrisi akibat glositis.
  • Hindari makanan panas dan pedas, kurangi konsumsi alkohol dan tembakau.

Karena pilihan pengobatan atau pengobatan glositis lebih bergantung pada penyebabnya, secara umum yang bisa dilakukan adalah menjaga kebersihan dan kesehatan lidah.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui cara menjaga kesehatan lidah agar terhindar dari sejumlah infeksi sebagai gangguan lidah yang dapat memengaruhi kesehatan Anda secara keseluruhan.

Seperti apa lidah yang sehat itu?

Lidah yang sehat berwarna merah muda dengan bintik-bintik kecil yang disebut papila, dengan lapisan putih tipis di atasnya. Dr. Puneet Ahuja berkata bahwa memiliki lidah berwarna merah muda bukanlah mitos sama sekali, itu fakta yang perlu diketahui semua orang.

Jika lidah Anda berwarna hitam, kuning, putih, atau bahkan merah, itu artinya lidah Anda mungkin tidak bersih.

Lidah bersih

Bagaimana cara menjaga kesehatan lidah?

Mengabaikan perawatan lidah bisa berdampak negatif. Lidah menunjukkan tanda-tanda masalah saat berubah warna.

Dalam beberapa kasus, perubahan warna pada lidah juga disertai dengan rasa sakit atau ketidaknyamanan. Lidah yang berubah warna atau nyeri dapat mengindikasikan masalah kesehatan yang lebih serius seperti kekurangan vitamin, AIDS, dll. kanker mulut.

Untuk mencegah berbagai gangguan pada lidah yang mungkin terjadi, Anda harus menjaga kesehatan lidah dengan cara sebagai berikut:

1. Bersihkan lidah dengan pembersih lidah khusus

Dr. Euan Swan dari Asosiasi Gigi Kanada di Ottawa mengatakan bahwa permukaan lidah bisa menampung banyak bakteri. Akumulasi kuman di lidah bisa jadi salah satunya penyebab bau mulut.

Bakteri yang terperangkap di lidah dapat menyebar ke bagian lain mulut Anda. Hal ini dapat menyebabkan penumpukan plak yang menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit pada gusi dan mulut.

Oleh karena itu dr. Ahuja mengatakan salah satu cara penting untuk menjaga kesehatan lidah adalah dengan membersihkannya menggunakan alat pembersih lidah khusus. Anda bisa menggunakannya dengan cara menariknya dari pangkal hingga ujung lidah. Ulangi aktivitas ini dua hingga tiga kali selama proses pembersihan lidah berlangsung.

Berdasarkan Klinik Cleveland, bersihkan lidah dengan pembersih lidah dapat menghilangkan bakteri dan sisa makanan yang menempel di lidah.

Selain itu alat ini juga mampu mereduksi senyawa belerang yang kerap menyebabkan bau mulut. Cara membersihkan lidah dengan pembersih lidah yang benar, antara lain:

  • Pilih pembersih lidah terbuat dari plastik atau logam. Anda dapat menemukannya dengan mudah di toko.
  • Saat di cermin, julurkan lidah. Kemudian tempelkan alat tersebut pada area lidah bagian dalam.
  • Kemudian, peras alat tersebut dan gerakkan ke depan.
  • Setelah itu, kumur dengan air hangat untuk menghilangkan kotoran dan bakteri. Lakukan ini beberapa kali untuk hasil yang maksimal.
  • Kemudian cuci alat pembersih dengan air agar tetap bersih dan simpan di tempat yang kering.

Marc Lowenberg, seorang dokter gigi kosmetik di New York mengatakan setidaknya Anda membersihkan lidah Anda sekali sehari. Gunakan pembersih lidah setelah menyikat gigi di pagi atau malam hari. Setelah menggunakan alat pembersih lidah, disarankan agar Anda menggunakan obat kumur non-alkohol atau kumur dengan air hangat.

2. Bersihkan lidah menggunakan sikat gigi

Meski kurang efektif, Anda bisa menggunakan cara membersihkan lidah ini sebagai pilihan kedua. Sementara itu, cara ini memang lebih mudah dilakukan dan diingat karena umumnya dilakukan setelah menyikat gigi.

Namun, Anda harus menggunakan metode ini dengan hati-hati. Pasalnya, banyak orang yang kerap melakukan kesalahan, seperti menggosok terlalu keras atau terlalu dalam. Lidah bisa terluka dan Anda bisa muntah karena ini.

Cara aman digunakan sikat gigi untuk membersihkan lidah, antara lain:

  • Pilih sikat gigi yang memiliki bulu yang lembut dan bersih.
  • Saat berada di cermin, julurkan lidah ke depan. Posisikan sikat gigi di bagian dalam lidah.
  • Kemudian, sikat sikat gigi dengan lembut dari belakang ke depan,
  • Keluarkan air liur yang terkumpul dan kumur beberapa kali dengan air bersih.
  • Lakukan ini setelah Anda menyikat gigi untuk hasil yang maksimal.

3. Minum banyak air

Konsumsi 2 liter air setiap hari untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Cara ini juga dapat membantu menjaga lidah tetap merah muda dan sehat karena air membantu membersihkan bakteri di lidah dan menjaganya tetap lembab. Minum air yang cukup juga hindari mulut Anda dari kekeringan yang berisiko mendorong pertumbuhan mikroba di permukaan lidah.

4. Berkumur dengan air garam

Agar lidah Anda tetap sehat, Anda bisa berkumur dengan air garam. Caranya, isi gelas setengah penuh dengan air hangat dan taruh setengah sendok teh garam di dalamnya. Kemudian, gunakan cairan tersebut untuk membilas mulut Anda.

Dalam artikel yang diterbitkan pada Jurnal Gigi Inggris, bilasan air garam bermanfaat untuk meningkatkan pH di mulut sehingga bisa menghambat pertumbuhan bakteri.

5. Jangan gunakan perhiasan di lidah

Melakukan tindik badan membawa risiko infeksi bagi tubuh. Berdasarkan Asosiasi Gigi Kanada, risiko infeksi yang ditimbulkan tindikan di lidah jauh lebih tinggi.

Ini karena mulut dan lidah sendiri penuh dengan bakteri. Selain itu, perhiasan logam yang digunakan juga dapat merusak gigi dan gusi Anda. Bahkan prosedur tindik lidah sendiri bisa merusak saraf yang bisa membuat lidah kehilangan kepekaannya.

Mulailah mempraktikkan lima hal di atas untuk menjaga lidah Anda tetap bersih, sehat, dan terawat.

Postingan Mengatasi Gangguan Lidah Dimulai dengan Menjaga Kebersihan muncul pertama kali di Hello Sehat.

Baca:  Kaki Sakit Akibat Berdiri Lama? Begini Cara Mengatasinya