Mengapa Mendengarkan Suara Hujan Bikin Mengantuk?

Berdasarkan penelitian yang dilakukan National Sleep Foundation pada tahun 2011, Generasi Y (lahir pada 1980-an hingga akhir 1990-an) memiliki lebih banyak kesulitan tidur dibandingkan generasi sebelumnya. Bahkan, penelitian lain yang dilakukan tim ahli dari University of Warwick Medical School di Inggris memperkirakan saat ini terdapat sekitar 150 juta orang di dunia yang mengalami masalah tidur.

Penelitian yang dilakukan oleh American Psychological Association menyebutkan bahwa generasi Y yang memiliki rentang usia 18-33 tahun mengalami stres yang lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya.

Lebih dari 50 persen subjek penelitian melaporkan terjaga di malam hari karena kecemasan yang disebabkan oleh berbagai masalah. Mulai dari ujian, biaya melanjutkan kuliah, mencari pekerjaan, pindah ke tempat baru, menikah, hingga membangun keluarga menjadi beban pikiran yang macet setiap malam dan membuat otak tidak berputar.

Selama tidur, manusia masih menerima suara yang diproses di bagian otak yang disebut korteks auditori. Kepekaan seseorang terhadap suara berbeda-beda tergantung gelombang otak yang dihasilkan saat kita tidur. Beberapa suara mungkin dianggap mengganggu dan yang lain mungkin dianggap menenangkan.

Namun, tidak mudah untuk mengetahui apakah suatu suara mengganggu atau menenangkan seseorang.

Mengapa suara hujan membantu kita tidur lebih nyenyak?

penyakit musim hujan

Otak kita mendefinisikan berbagai jenis suara yang kita dengar ketika kita bangun atau ketika kita tertidur sebagai sesuatu yang berbahaya atau tidak. Beberapa suara seperti jeritan atau suara alarm yang sangat keras tidak dapat diabaikan, namun suara tertentu seperti suara angin yang bertiup atau suara ombak yang terhempas dapat diabaikan.

Suara yang memiliki volume tinggi cenderung lebih sulit untuk diabaikan, namun yang lebih penting adalah tentang karakter suara yang kita dengar apakah dapat merangsang otak kita untuk mengaktifkan sensor bahaya sehingga membangunkan kita dari tidur atau tidak.

Baca:  Berapa Lama Lensa Kontak Boleh Digunakan Dalam Sehari?

Suara hujan walaupun terkadang terdengar cukup keras tergolong suara yang tidak mengancam sehingga suara hujan dapat meredam suara lain yang bisa membuat kita tetap terjaga, misalnya suara kendaraan yang lewat. Karakteristik suara hujan masuk sebagai salah satu jenis kebisingan putih, yaitu suara yang konstan.

Apa itu white noise?

Kebisingan putih adalah suara yang dapat didengar dengan frekuensi antara 20 dan 20.000 Hertz (Hz) serta memiliki amplitudo dan intensitas yang sama. Satu diantara kebisingan putih Yang bisa kita temukan adalah suara murni yang terdengar seperti gelombang statik radio atau televisi, tetapi jenis suara itu sangat tidak nyaman untuk didengarkan. Beberapa tipe kebisingan putih orang lain bisa jadi:

  • Suara alam seperti suara hujan, deburan ombak, suara jangkrik, suara angin yang bertiup di hutan, dan lain sebagainya.
  • Suara mesin, misalnya suara air conditioner (AC) atau kipas angin atau suara mesin cuci.

Kebanyakan orang lebih suka mendengarkan suara-suara ini daripada mendengarkannya kebisingan putih murni karena terdengar lebih nyaman.

Postingan Mengapa Mendengarkan Suara Hujan Membuat Anda Mengantuk? muncul pertama kali di Hello Sehat.