9 Perubahan yang Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Kurang Gizi

9 Perubahan yang Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Kurang Gizi

Anda mungkin mengira malnutrisi hanya terjadi pada masyarakat kelas bawah atau suku di daerah terpencil yang terpencil. Padahal, bukan tidak mungkin warga kota metropolitan lalai memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Bahkan orang yang memiliki pola makan sehat mungkin masih kekurangan nutrisi yang mereka butuhkan.

Gambaran klasik malnutrisi yang paling umum termasuk pusing atau sindrom 3L – kelelahan, kelemahan, kelesuan. Namun ada sejumlah tanda aneh yang mungkin sering Anda alami tetapi tidak pernah disadari disebabkan oleh pola makan yang buruk.

Apa ciri-ciri gizi buruk yang harus Anda waspadai?

1. Kulit bersisik kering

Kulit kering dan bersisik adalah salah satu tanda umum penuaan, yang juga bisa Anda lihat saat cuaca dingin dan kering. Tetapi jika kulit Anda terasa lebih kering dari biasanya hingga gatal dan iritasi, Anda mungkin kekurangan gizi dari asam lemak omega-3.

Omega-3 membantu menutrisi jaringan lemak kulit – lapisan berminyak yang mengusir kuman dan racun berbahaya serta menjaga kelembapan alami kulit di dalamnya. Tanpa mengonsumsi makanan yang kaya omega-3, kulit Anda kehilangan kelembapan, sehingga membuatnya menjadi kering dan bertekstur bersisik. Hal ini juga bisa diikuti dengan munculnya kerutan dan garis halus akibat dehidrasi.

Anda dapat menghindari hal ini dengan mengonsumsi lebih banyak makanan tinggi omega-3, seperti ikan berminyak (tuna, salmon, mackerel, sarden, dll.), Serta kenari dan biji chia.

2. Kulit pucat

Kulit putih memang menjadi incaran banyak orang, namun lain cerita dengan kulit pucat kusam yang menandakan Anda kekurangan zat besi. Kekurangan zat besi menyebabkan ukuran sel darah merah mengecil, menjadi lebih sedikit, dan tidak terisi hemoglobin. Akibatnya warna kulit menjadi pucat dan kusam, terutama di area lapisan kelopak mata dan dinding bagian dalam pipi.

Untuk dapat mengetahui lebih pasti apakah Anda benar-benar kekurangan zat besi, Anda perlu melalui tes dokter. Namun untuk sementara Anda dapat memenuhi kebutuhan Anda dengan mengonsumsi lentil, daging sapi, dan sereal yang diperkaya zat besi.

3. Kesemutan

Hampir setiap orang pernah mengalami sensasi tiba-tiba, menggelitik, dan menusuk di tangan atau kaki mereka. Kami biasa menyebutnya "kesemutan", karena sensasinya seperti dibawa ratusan semut di bawah kulit. Sensasi kesemutan biasanya disebabkan oleh saraf yang terjepit oleh tekanan berat, seperti saat Anda menyilangkan kaki atau duduk bersila terlalu lama.

Namun sensasi tidak nyaman ini juga bisa diakibatkan oleh kurangnya asupan vitamin B, terutama B6, folat, dan B12. Anda dapat meningkatkan asupan vitamin B kompleks dengan memasukkan produk biji-bijian, bayam, kacang-kacangan, dan telur ke dalam makanan Anda.

4. Bibir kering dan pecah-pecah

Sesekali menggosok lip balm saat bibir terasa kasar tidak masalah. Namun jika bibir terlihat sangat kering dan pecah-pecah sehingga terasa sakit, bahkan muncul retakan di kedua sudut bibir, ini bisa menandakan bahwa tubuh Anda sedang kekurangan vitamin B2 (riboflavin). Sejumlah kecil vitamin ini di dalam tubuh biasanya cukup untuk digunakan dalam beberapa minggu, jadi gejala kekurangan akan mulai muncul begitu cadangan sangat sedikit.

Bibir kering dan pecah-pecah akibat kekurangan B2 biasanya akan disertai dengan lidah yang bengkak dan berwarna merah kehitaman, serta mulut yang bengkak. Jika tidak diobati, kekurangan B2 dapat terus memburuk, terkadang menyebabkan kerusakan saraf, menyebabkan kesemutan di jari tangan atau kaki. Sertakan lebih banyak riboflavin dalam makanan Anda dengan menambahkan almond, salmon, brokoli, keju cheddar, dan telur.

5. Jerawat

Jerawat terjadi ketika bakteri berkembang biak di pori-pori yang tersumbat minyak, kotoran, dan sel kulit mati. Tapi ternyata kekurangan nutrisi, terutama omega-3, juga bisa membuat Anda lebih mudah dikenali dan lebih sulit untuk dihilangkan. Asam lemak omega-3 memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat.

Jika tubuh Anda kekurangan omega-3, Anda mungkin mengalami lebih banyak peradangan, yang dapat bermanifestasi sebagai jerawat. Peran omega-3 dalam melindungi jaringan lipid di kulit juga berperan besar dalam mencegah jerawat semakin parah.

Baca:  Susah Tidur Malam Meski Tubuh Kelelahan, Apa Penyebabnya?

5. Luka yang tidak kunjung sembuh

Memang, luka pisau atau lecet karena terjatuh tidak akan hilang secara ajaib dalam semalam. Tetapi luka yang membutuhkan waktu lama untuk sembuh dapat menjadi ciri malnutrisi, terutama kekurangan protein – nutrisi penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh.

Perlu diingat bahwa produk protein hewani seperti daging merah dapat memberikan asupan gizi dan protein yang tinggi, namun juga mengandung lemak jenuh yang dapat meningkatkan kolesterol jahat. Pilih sumber lemak nabati mulai dari kacang-kacangan dan biji-bijian, daging putih, telur, alpukat, hingga susu dan yogurt yunani.

Anda juga harus makan lebih banyak buah dan sayuran yang tinggi vitamin C, karena rendahnya tingkat nutrisi ini dapat memperlambat penyembuhan (dan, dalam kasus yang parah, bahkan membuka kembali luka lama). Jambu biji, pepaya, stroberi, nanas, dan mangga adalah beberapa sumber vitamin C terbaik selain buah jeruk.

6. Kuku rapuh

Ketika tubuh Anda mulai kehabisan suplai zat besi dan / atau vitamin kompleks, terutama B7 (biotin) dan B2 (riboflavin), hal ini dapat menyebabkan kuku menjadi rapuh dan berubah warna.

Biotin berfungsi untuk menjaga pertumbuhan kuku, sehingga jika vitamin ini tidak dicukupi maka kuku akan tumbuh tidak teratur – ada yang cepat, ada yang pendek. Kekurangan biotin juga meningkatkan risiko terkena infeksi jamur, yang dapat menyebabkan kuku berubah warna dan ujungnya tumbuh tidak rata. Sementara itu, kekurangan zat besi dapat menyebabkan kuku tumbuh cekung ke luar seperti permukaan sendok. Kekurangan vitamin B2 bisa membuat kulit Anda kecokelatan.

7. Rambut menipis

Rambut rontok itu wajar. Secara umum rambut bisa rontok hingga 50-100 helai per hari. Tapi penipisan yang berlebihan bisa jadi pertanda tubuh Anda tidak mendapatkan nutrisi yang cukup. Kekurangan vitamin C dan protein dapat menyebabkan rambut menipis, rapuh, mudah patah, dan / atau mudah rontok. Itu karena kedua vitamin ini membantu Anda membuat kolagen – salah satu nutrisi penting untuk menjaga kesehatan dan pertumbuhan rambut yang kuat.

Biotin juga dapat berperan dalam menjaga kesehatan rambut. Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa hampir empat dari 10 wanita yang dilaporkan menderita kerontokan rambut mengalami defisiensi biotin.

8. Sering kram otot

Jika Anda mengalami kekakuan otot atau kram otot terus-menerus, bahkan saat Anda sedang aktif bergerak, ini bisa menjadi tanda bahwa tubuh Anda kekurangan magnesium – mineral yang membantu mengatur fungsi tubuh. Gejala lain dari asupan magnesium yang buruk juga dapat mencakup wajah berkedut, kurang tidur, dan nyeri kronis.

Kekurangan magnesium bisa terjadi jika Anda terlalu banyak mengonsumsi soda, camilan tinggi gula, hingga minuman berkafein seperti teh dan kopi. Kebanyakan soda gelap mengandung fosfat. Zat ini mengikat magnesium di saluran pencernaan, sehingga tidak tersedia untuk diproses oleh tubuh. Sedangkan gula dan kafein menyebabkan ginjal mengeluarkan banyak magnesium melalui urin. Perkaya cadangan magnesium Anda dengan makan banyak pisang, almond, dan sayuran berdaun hijau.

9. Keinginan mengunyah es batu

Mengidam mendadak untuk mengunyah es batu bisa menjadi salah satu gejala aneh yang ditunjukkan tubuh untuk memperingatkan pemilik tubuh bahwa pola makannya buruk. Mengunyah es batu bisa menjadi pertanda bahwa Anda kekurangan zat besi, meski pakar kesehatan belum bisa memastikan alasannya. Salah satu teori mengatakan bahwa sensasi menyegarkan dan dingin yang diberikan oleh es batu memberikan dorongan energi yang besar untuk melawan kelelahan karena asupan zat besi yang minimal.

Mengunyah es batu dapat merusak gigi dan menyebabkan iritasi pada persendian mulut dan rahang. Jadi, alih-alih mengunyah es batu dan mempertaruhkan senyum manis Anda, perkaya asupan zat besi Anda dengan mengunyah daging merah, kacang-kacangan, lentil, dan sereal yang diperkaya zat besi.

Postingan 9 Perubahan Yang Terjadi Pada Tubuh Anda Jika Anda Kurang Gizi muncul pertama kali di Hello Sehat.