9 Penyebab Sakit Gigi serta Gejalanya yang Perlu Anda Waspadai

Sakit gigi bisa datang tiba-tiba dan mengganggu aktivitas Anda. Hampir semua orang pasti pernah mengalaminya. Sakit gigi adalah sensasi nyeri atau nyeri yang dirasakan di sekitar gigi. Penyebab sakit gigi atau sakit gigi yang Anda rasakan bisa berasal dari beberapa penyakit gigi itu sendiri.

Sakit dan nyeri pada gigi bisa terjadi jika Anda kekurangan menjaga kesehatan gigi dan mulut. Meski biasanya tidak menimbulkan masalah yang serius, sakit gigi tetap perlu segera ditangani.

Mengapa gigi Anda sakit?

Saraf pulpa yang teriritasi atau terinfeksi oleh bakteri bisa menjadi penyebab sakit gigi yang menyakitkan. Karena saraf pulpa adalah saraf paling sensitif di area tubuh manusia ini.

Sakit gigi juga bisa disebabkan oleh masalah yang berasal dari area lain di tubuh. Sakit gigi biasanya tidak mengancam nyawa, tapi bisa menjadi masalah jika tidak ditangani dengan benar.

Gejala umum saat sakit gigi

Rasa sakit pada gigi bisa bertahan lebih dari 15 detik bila ada rangsangan. Jika gejala peradangan terus berlanjut, sakit gigi bisa bertambah parah. Rasa sakit bisa menyebar ke pipi, telinga, atau bahkan area rahang.

Berikut beberapa gejala sakit gigi yang perlu Anda waspadai, seperti:

  • Rasa sakit yang tajam dan terus-menerus
  • Nyeri saat mengunyah makanan
  • Gigi menjadi lebih sensitif dingin atau panas
  • Adanya berdarah di sekitar gigi dan gusi
  • Ada pembengkakan di area gusi hingga ke luar
  • Bau mulut bila ada infeksi (mulut berbau)
  • Demam disertai sakit kepala

Penyebab sakit gigi dan gejala yang menyertainya

Tanda atau gejala sakit dan nyeri pada gigi dapat dikaitkan dengan penyebab sakit gigi, misalnya gigi berlubang, penyakit gusi, gigi patah, sampai kemerahan di daerah sekitar gusi.

Untuk lebih jelasnya simak penjelasan tiap gejala penyebab sakit gigi di bawah ini.

1. Kerusakan gigi

gigi berlubang menyebabkan sakit gigi

Kerusakan gigi terjadi karena erosi dan terbentuknya rongga pada permukaan luar (email gigi). Ketika plak menumpuk, itu menghasilkan asam yang menyebabkannya terjadinya lubang pada gigi sehingga enamel gigi rusak.

Jika tidak dirawat akan terasa sakit, akan terjadi infeksi, bahkan gigi tanggal. Tanda sakit gigi yang bisa Anda rasakan adalah:

  • Gigi lebih sensitif terhadap suhu panas atau dingin
  • Gigi sakit saat disentuh
  • Pembusukan menyebar ke bagian dalam dan tengah gigi

2. Sensitivitas gigi

Tidak semua orang punya syarat gigi sensitif. Kondisi ini terjadi saat Anda merasakan sakit sekaligus pegal akibat lapisan dentin yang terpapar suhu dingin atau panas. Dentin adalah saluran yang berisi serabut saraf.

Beberapa penyebab nyeri akibat gigi sensitif adalah:

  • Makanan dan minuman manis
  • Makanan atau minuman panas atau dingin.
  • Makanan atau minuman yang sangat asam.
  • Menggosok gigi dengan teknik yang salah dan keras.
  • Menggunakan obat kumur dengan kandungan alkohol.

3. Masalah gusi

bruxism penggilingan gigi menyebabkan sakit gigi

Area yang dekat dengan gigi seperti gusi juga bisa bermasalah dan menyebabkan sakit pada gigi. Beberapa masalah pada gusi dikenal sebagai radang gusi (gingivitis) dan infeksi gusi (periodontitis).

Beberapa gejala sakit gigi disebabkan oleh peradangan pada gusi (radang gusi):

  • Gusi berwarna merah, bengkak dan lunak
  • Gusi yang terkulai juga menyusut
  • Gusi mudah berdarah saat Anda menyikat gigi
  • Warna gusi berubah menjadi merah kehitaman
  • Bau mulut yang tidak kunjung sembuh juga

Beberapa gejala sakit gigi akibat infeksi gusi (periodontitis):

  • Gusi lebih mudah berdarah saat menyikat gigi atau mengunyah makanan bertekstur
  • Gusi yang bengkak berwarna merah cerah hingga keunguan
  • Anda merasakan sakit saat Anda memukul lidah atau jari Anda
  • Ada celah yang terlihat di antara gigi
  • Ada nanah di antara gigi dan gusi.

4. Abses gigi

Abses pada gigi terjadi bila ada kantong berisi nanah di area gigi dan gusi. Kondisi ini disebabkan oleh infeksi akibat masuknya bakteri melalui lubang yang tidak dirawat.

Gejala utama yang bisa Anda rasakan adalah nyeri yang berdenyut-denyut dan nyeri. Selain itu, nyeri dapat muncul tiba-tiba dan menjadi lebih hebat selama beberapa jam.

Mungkin saja rasa sakitnya bertambah parah di malam hari. Gejala lain yang disebabkan abses gigi:

  • Gigi menjadi sensitif karena makanan panas atau dingin
  • Gusi bengkak, kemerahan, dan terasa lebih lembut
  • Mulut mengeluarkan bau tak sedap
  • Area wajah, pipi, atau leher menjadi bengkak

Jika infeksi telah menyebar ke area lain di tubuh, Anda bisa merasakan gejala seperti tidak enak badan, demam, dan kesulitan menelan.

5. Gigi bungsu yang terkena impaksi

Gigi bungsu baru tidak menjadi masalah. Namun, jika tumbuh pada posisi miring atau terpengaruh, itu akan menjadi masalah. Gigi geraham yang tumbuh menyamping dapat merusak gigi yang berdekatan, merusak saraf, dan merusak tulang rahang.

Tanda dan gejala sakit gigi akibatnya gigi bungsu yang terkena dampak:

  • Nyeri pada gusi serta bagian belakang rahang
  • Gusi di punggung berwarna merah, bengkak, atau bisa membusuk
  • Pembengkakan mengakibatkan asimetri pada wajah
  • Susah buka mulut
  • Nyeri atau nyeri di depan telinga dan menjalar ke kepala

6. Gigi retak

Beberapa gangguan pada gigi juga bisa terjadi akibat cedera atau trauma seperti masalah gigi retak. Tidak hanya karena terjatuh, menggigit sesuatu yang keras bisa menyebabkan gigi Anda retak atau patah. Apalagi jika Anda memiliki kebiasaan menggemeretakkan gigi di malam hari.

Tanda-tanda sakit gigi akibat gigi retak:

  • Sakit saat mengunyah dan menggigit sesuatu
  • Gigi menjadi sensitif terhadap rasa manis, panas, dan dingin
  • Sakit yang datang dan pergi tapi terus berlanjut
  • Gusi bengkak dan memengaruhi area mulut

7. Prosedur pemutihan gigi

Baru saja selesai perawatan pemutihan di gigi? Bisa jadi prosedur ini menjadi penyebab sakit gigi mendadak. Biasanya gigi akan menjadi lebih sensitif sekitar 2-3 hari setelah prosedur perawatan. Terkadang gusi juga mengalami iritasi.

Produk seperti strip gigi dan pemutih gel pemutih juga bisa membuat lapisan gigi jadi sensitif.

berkumur dengan obat kumur

Baca:  Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

8. Prosedur perawatan gigi

Sakit gigi juga bisa muncul setelah Anda mengebor dan menambal gigi yang membuat saraf lebih sensitif. Begitu juga dengan perawatan kebersihan gigi, perawatan saluran akar, pemasangan mahkota gigi, dan restorasi gigi.

Gigi sensitif biasanya bertahan dua minggu dan hilang setelah 4-6 minggu setelah perawatan.

9. Infeksi sinusitis

Nyeri yang Anda rasakan di gigi belakang atas ternyata bisa menjadi penanda infeksi sinus. Hal ini bisa terjadi karena letak gigi dan rongga hidung yang berdekatan. Saat sinus meradang, kepadatan di saluran hidung menekan ujung saraf gigi, yang dapat menyebabkan nyeri tiba-tiba pada gigi Anda.

Cara meredakan sakit gigi

Anda juga dapat meredakan nyeri pada gigi untuk sementara dengan cara berikut:

1. Berkumur dengan air garam

Campur garam dengan segelas air hangat untuk meredakan peradangan.

2. Bilas dengan hidrogen peroksida (larutan 3%)

Hidrogen peroksida dapat membantu mengatasi peradangan dan nyeri yang terjadi. Encerkan hidrogen peroksida dan campur dengan air, lalu bilas area mulut Anda. Ingat, jangan ditelan.

3. Gunakan kompres dingin

Kurangi bengkak dan nyeri dengan es dingin yang dibungkus handuk dan oleskan ke area tersebut selama 20 menit.

3. Obat nyeri

Obat jenis NSAID seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen dapat digunakan untuk meredakan nyeri. Tapi perhatikan baik-baik prosedur penggunaannya.

Postingan 9 Penyebab Sakit Gigi dan Gejala yang Perlu Anda Waspadai muncul pertama kali di Hello Sehat.