7 Penyebab Mulut Kering Selain Dehidrasi yang Perlu Diketahui

Hampir semua orang pernah merasakan kondisi tersebut mulut kering, Sebuahpalagi jika Anda tidak minum cukup, menyebabkan dehidrasi. Ditambah banyaknya aktivitas yang dilakukan di bawah terik matahari, tenggorokan pun terasa kering dan perih. Ternyata penyebab mulut kering bukan hanya karena dehidrasi lho. Lihat kemungkinan lain di bawah ini.

Apa penyebab mulut kering?

Mulut kering juga bisa disebut sebagai xerostomia. Dikutip dari Medline PlusKondisi ini terjadi ketika kelenjar ludah tidak menghasilkan air liur yang cukup sehingga mulut tidak terasa basah seperti biasanya.

Bisa dikatakan penyebab utama dari mulut kering adalah kondisi yang mempengaruhi kelenjar ludah Anda secara langsung. Meski merupakan hal yang lumrah, namun kondisi yang terus berlanjut dapat menimbulkan gangguan kesehatan lain dan tergolong serius.

Berikut adalah berbagai penyebab umum mulut kering, di antaranya:

1. Dehidrasi

menyebabkan mulut kering

Ketika tubuh kehilangan banyak cairan dan lebih sedikit cairan yang masuk, suatu kondisi yang dikenal sebagai dehidrasi. Ketidakseimbangan ini bisa mengganggu fungsi dalam tubuh.

Salah satunya menyebabkan mulut terasa kering. Saat Anda mengalami rasa haus dan pusing yang ekstrim, itu tandanya Anda harus meningkatkan asupan air tubuh.

Tak hanya karena kurangnya asupan air, penyebab mulut kering yang satu ini juga bisa terjadi saat Anda mengalami penyakit lain seperti demam, keringat berlebih, diare, kehilangan darah, dan muntah.

2. Faktor usia

menyebabkan mulut kering

Seiring bertambahnya usia, Anda sering menemukan kondisi mulut kering. Namun, perlu diketahui bahwa mulut kering bukanlah bagian normal dari penuaan.

Lalu, mengapa faktor usia bisa menyebabkan mulut kering? Ini karena penggunaan obat-obatan tertentu. Ditambah dengan perubahan kemampuan tubuh dalam mengolah obat dan nutrisi seiring bertambahnya usia, risiko mulut kering bisa terjadi.

Maka tidak heran jika para lansia seperti kakek-nenek, atau bahkan diri Anda sendiri sering mengalami mulut kering.

3. Merokok dan minum alkohol

pakai sanggurdi. merokok

Merokok dan minum alkohol adalah dua penyebab paling umum dari mulut kering. Pasalnya, dua kebiasaan buruk ini bisa menurunkan produksi air liur dan memperburuk gejala mulut kering.

Sebagai efek alkohol yang memiliki sifat diuretik yang membuat tubuh mengeluarkan cairan dari kandung kemih lebih cepat dari biasanya.

Jika dikonsumsi berlebihan dan tidak dibarengi dengan asupan air mineral, akan terjadi mulut kering, sakit kepala, dan pusing.

4. Konsumsi obat-obatan

menyebabkan mulut kering

Jika Anda sering merasa mulut kering, coba perhatikan kembali jenis obat yang Anda konsumsi. Beberapa jenis obat, terutama obat yang dijual bebas, memiliki efek samping yang dapat menyebabkan mulut kering.

Berikut beberapa jenis obat penyebab mulut kering, di antaranya:

Antibiotik

Antibiotik berguna untuk menghilangkan infeksi bakteri di dalam tubuh. Namun antibiotik bisa memicu mulut kering.

Biasanya antibiotik digunakan untuk mengobati pneumonia, bronkitis, sinus, dan infeksi kulit inilah yang bisa menyebabkan mulut kering.

Antidepresan

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa antidepresan trisiklik dan inhibitor monoamine oksidase dapat menyebabkan penurunan produksi air liur. Keduanya adalah obat untuk mengatasi Penyakit Parkinson.

Bronkodilator

Bronkodilator adalah kumpulan obat yang digunakan untuk mengobati penyakit terkait pernapasan.

Di dalamnya terdapat obat jenis bronkodilator yang mengandung beta 2 agonist atau antikolinergik yang dapat menghambat produksi lendir dan air liur di dalam mulut. Akibatnya obat ini juga bisa menyebabkan mulut kering dan Bibir kering.

Obat diare

Meski bisa mengurangi kontraksi otot polos dan meredakan kejang, obat diare juga memiliki efek samping lain. Salah satu dampaknya adalah menyebabkan mulut menjadi kering. Untuk itu, Anda perlu minum lebih banyak air agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik dan mulut tidak kering.

Antihistamin

Antihistamin adalah obat yang membantu meredakan masuk angin, mata berair, dan alergi. Namun, obat ini bisa menghambat sistem saraf parasimpatis untuk mengatur jaringan tubuh tanpa disadari. Kondisi ini akhirnya berakibat pada berkurangnya produksi air liur di mulut.

Obat penghilang rasa sakit

Narkotika dan obat penghilang rasa sakit narkotik opioid dapat merangsang penyerapan cairan dan elektrolit dalam tubuh. Akibatnya, cairan yang tertinggal di mulut lebih sedikit dari biasanya dan membuatnya terasa kering.

Diuretik

Diuretik adalah obat yang membantu mengurangi jumlah air dan garam dalam tubuh. Caranya dengan membuang kedua komponen tersebut melalui urine (urine). Jika Anda mengonsumsi obat diuretik dosis tinggi, Anda akan kehilangan lebih banyak cairan.

Penurunan cairan tubuh ini kemudian dibarengi dengan penurunan aktivitas kelenjar ludah dan dapat menyebabkan mulut kering.

Obat antihipertensi

Obat antihipertensi (obat darah tinggi) sebagai penghambat alfa dan penghambat beta ternyata dapat menghambat produksi air liur.

Selain itu, ACE inhibitor yang digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi serta diabetes dan masalah ginjal juga bisa menjadi penyebab mulut lebih kering dari biasanya.

Jika Anda mengonsumsi obat-obatan di atas dan mengalami mulut kering, konsultasikan ke dokter. Dokter Anda mungkin menyesuaikan kembali dosis atau mengganti obat Anda.

5. Terapi kanker

efek samping kemoterapi

Orang yang sedang menjalani pengobatan kanker dengan kemoterapi atau radiasi biasanya akan mengalami mulut kering. Efek samping kemoterapi Sebagai pengobatan kanker dapat mengubah sifat dan jumlah air liur sehingga rentan menyebabkan mulut kering.

Tak perlu khawatir, ini biasanya bersifat sementara dan akan kembali normal setelah terapi kanker Anda selesai. Namun, ini juga bisa permanen jika dosis obat yang digunakan cukup tinggi.

6. Kerusakan saraf

gejala kerusakan otak akibat cedera kepala

Cedera atau pembedahan pada kepala dan leher dapat menyebabkan efek samping seperti mulut kering. Hal ini karena saraf di kepala dan leher berperan penting dalam mengirimkan sinyal ke kelenjar ludah untuk dapat memproduksi air liur.

Jika saraf ini rusak, tidak ada lagi saraf yang mengirimkan sinyal ke kelenjar ludah. Akibatnya, jumlah air liur berkurang dan menyebabkan mulut kering.

7. Penyakit tertentu

penderita diabetes

Mulut kering terus menerus, meski semakin lama semakin parah? Segera konsultasikan ke dokter.

Baca:  Cara Membuat Deodoran Alami yang Bisa Anda Coba di Rumah

Bisa jadi ada penyakit tertentu yang Anda alami, mulai dari yang ringan hingga yang parah. Misalnya sariawan, gondongan, reumatik, hipertensi, diabetes, stroke, penyakit Alzheimer, hingga penyakit autoimun seperti sindrom Sjogren atau HIV / AIDS.

Ya, beberapa penyakit ini bisa jadi penyebab mulut kering yang membuat Anda tidak nyaman.

Postingan 7 Penyebab Mulut Kering Selain Dehidrasi yang Perlu Diketahui muncul pertama kali di Hello Sehat.