4 Penyakit yang Membuat Anda Sering Sesak Napas Setelah Makan

Pernahkah Anda tiba-tiba mengalami sesak atau sesak napas setelah makan? Gejala sesak nafas dalam bahasa kedokteran disebut dengan dispnea. Sesak napas setelah makan dapat menandakan bahwa Anda mengidap penyakit atau kondisi medis tertentu, seperti gangguan jantung atau gangguan pencernaan.

Kondisi itu bisa menyebabkan sesak napas setelah makan

Jika Anda pernah mengalami sesak napas atau tidak bisa bernapas setelah makan, jangan abaikan gejala-gejala tersebut. Karena bisa jadi itu pertanda kamu punya masalah kesehatan tertentu. Berikut ini adalah kondisi medis yang dapat menimbulkan gejala sesak napas setelah makan:

1. Gastroesophageal reflux (GERD)

GERD adalah suatu kondisi di mana asam lambung naik ke saluran yang menghubungkan mulut ke lambung. Jika Anda mengalami refluks asam yang terjadi satu atau dua kali seminggu, Anda dapat mengatakan Anda menderita GERD. Meskipun GERD bisa terjadi kapan saja, namun bisa dipicu oleh kebiasaan makan Anda, yang kemudian menyebabkan Anda mengalami gejala sesak napas atau kesulitan bernapas.

2. Aritmia

Aritmia adalah masalah yang terjadi di jantung yang ditandai dengan detak atau irama jantung yang tidak normal. Bisa jadi jantung Anda berdetak terlalu cepat, lambat, atau bahkan sama sekali tidak teratur. Menurut American Heart Association, kondisi medis ini seringkali menimbulkan gejala sesak napas sesaat setelah makan. Jika mengalami hal tersebut, sebaiknya segera mendapatkan pemeriksaan kesehatan.

Orang yang mengalami aritmia mungkin memerlukan perawatan lebih lanjut, namun tidak jarang yang tidak membutuhkan perawatan medis. Yang jelas, pengobatan yang dilakukan bertujuan untuk mencegah disfungsi jantung yang lebih parah.

3. Gangguan kecemasan

Gangguan kecemasan adalah gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan rasa takut yang berlebihan, paranoia, atau panik. Sesak nafas dan sesak nafas merupakan salah satu gejala yang sering dialami oleh orang yang mengalami gangguan ini. Gangguan kecemasan ini dapat memengaruhi kebiasaan dan pola makan.

Seseorang yang merasa sangat cemas, biasanya mencari pelarian untuk menenangkan diri. Jika ia menggunakan makanan sebagai pelariannya, bukan tidak mungkin ia akan mengalami perubahan pola makan yang kemudian menyebabkannya kesulitan bernapas.

4. Alergi makanan

Sering kali Anda tidak menyadari bahwa Anda alergi makanan. Alergi yang terjadi pada seseorang akan menimbulkan beberapa gejala seperti tenggorokan bengkak, jantung berdebar-debar, pusing, rasa gatal dan kemerahan pada permukaan kulit, serta penyempitan saluran udara yang mengakibatkan sesak napas. Oleh karena itu, jika mengalami gejala tersebut setelah mengonsumsi sesuatu makanan, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk memeriksakan kondisi kesehatan Anda.

Beberapa hal yang mungkin membuat Anda berisiko mengalami alergi makanan antara lain riwayat keluarga, usia (kebanyakan pada anak-anak), dan memiliki alergi terhadap hal-hal lain.

Bagaimana cara mencegah sesak nafas setelah makan?

Kebiasaan makan Anda bisa memperburuk kondisi kesehatan Anda. Oleh karena itu, berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah sesak napas setelah makan:

  • Makan dan kunyah makanan secara perlahan. Mungkin banyak orang yang sering mengabaikan cara mengunyah makanan, termasuk Anda. Faktanya, semakin cepat Anda mengunyah dan menelan makanan, semakin sulit bagi Anda untuk bernapas. Cobalah makan perlahan dan atur napas dengan baik saat Anda makan.
  • Pilih makanan yang mudah dikunyah. Makanan keras membuat Anda sulit mengunyahnya. Ini juga meningkatkan risiko sesak napas.
  • Makan dengan posisi duduk tegak. Posisi tubuh saat makan tentunya akan mempengaruhi pernapasan Anda saat makan. Usahakan duduk dengan posisi tubuh tegak untuk menghindari gejala sesak nafas.

Postingan 4 Penyakit Yang Membuat Anda Sering Sesak Nafas Usai Makan muncul pertama kali di Hello Sehat.

Baca:  Awas, Pria yang Kecanduan Pornografi Malah Berisiko Alami Impotensi